Cara Upgrade Proxmox VE Versi 5.0 ke 5.4 dengan Aman Sekarang ini sudah banyak perusahaan yang menggunakan Proxmox VE (PVE) untuk pekerjaan yang membutuhkan manajemen Virtual Machine. Platform PVE ini juga sangat dikenal luas sebagai salah satu tipe hypervisor terbaik. Perlu dipahami bahwa hypervisor merupakan aplikasi khusus yang dapat melakukan manajemen pembuatan, konfigurasi, hingga pengendalian penuh terhadap beberapa Virtual Machine secara mandiri. Saat ini, versi terbaru dari sistem ini memang terus berkembang. Akan tetapi, ternyata masih banyak perusahaan atau rekan programmer yang memilih menggunakan versi lama karena alasan stabilitas sistem. Jika server Anda saat ini masih berada di versi lama, melakukan pembaruan sistem sangat disarankan untuk menutup celah keamanan. Oleh karena itu, pada artikel kali ini kami akan membahas panduan lengkap mengenai cara upgrade Proxmox dari versi 5.0 ke versi 5.4. Persiapan Sebelum Memulai Proses Upgrade Server Sebelum menerapkan cara upgrade Proxmox, langkah paling krusial yang wajib Anda lakukan adalah melakukan backup seluruh data penting. Hal ini sangat penting untuk menjaga kemungkinan terjadinya error atau kegagalan sistem saat proses pembaruan data sedang berjalan di server. Jika data Anda sudah aman, silakan ikuti langkah-langkah pembaruan minor berikut ini: 1. Masuk ke Layar Remote Host Proxmox VE Langkah pertama, silakan buka peramban web Anda lalu masuk ke dalam host yang ingin Anda remote. Sebagai contoh, ketikkan alamat IP server Anda pada kolom URL (misalnya: https://192.168.0.xxx:8006). Ganti tanda “xxx” tersebut menggunakan alamat IP host server Anda yang sebenarnya. 2. Membuka Menu Shell Akses Root Setelah berhasil masuk ke halaman utama web server Proxmox VE GUI, silakan cari menu Shell yang berada di dalam folder Nodes. Menu ini digunakan untuk mengetikkan perintah teks baris (command-line interface) secara langsung ke sistem server. 3. Melakukan Pembaruan Repositori Sistem Sebelum melakukan eksekusi pembaruan utama, kita harus memperbarui daftar paket sistem terlebih dahulu. Silakan ketikkan perintah berurutan seperti di bawah ini lalu tekan enter: apt-get update nano /etc/apt/sources.list 4. Mengedit File Proxmox No-Subscription Repository Setelah jendela editor teks terbuka, kita perlu menambahkan repositori resmi yang gratis. Silakan edit berkas tersebut dengan menambahkan baris perintah baru berikut ini di bagian paling bawah: # PVE pve-no-subscription repository provided by proxmox.com deb http://download.proxmox.com/debian/pve stretch pve-no-subscription [Image showing text editor with new pve no subscription repository added] Selanjutnya, tekan kombinasi tombol Ctrl + X pada papan ketik Anda. Ketika muncul pertanyaan Save modified buffer?, silakan Anda ketik tombol Y (Yes) lalu tekan enter sebanyak 2 kali untuk menyimpan perubahan data. 5. Menjalankan Proses Eksekusi Pembaruan Versi Langkah berikutnya adalah memperbarui indeks paket sistem kembali agar repositori baru dapat terbaca. Silakan jalankan perintah berikut ini secara berurutan: apt-get update Setelah proses pembaruan paket selesai, masukkan perintah utama untuk menaikkan versi sistem operasi server Anda: apt-get dist-upgrade Sistem akan otomatis mengunduh semua file pembaruan terbaru. Silakan tunggu beberapa saat hingga proses instalasi selesai dilakukan. Memeriksa Hasil Pembaruan Versi Proxmox VE Setelah seluruh rangkaian proses di atas selesai, sekarang kita akan melihat apakah versi sistem kita sudah berhasil berubah. Untuk mengecek perubahan versi minor tersebut, silakan ketikkan perintah di bawah ini: pveversion -v Jika berhasil, layar monitor akan menampilkan tulisan Proxmox VE: 5.4. Hal ini menandakan bahwa sistem server Anda telah sukses diperbarui dari versi awal 5.0 menuju versi yang lebih stabil yaitu 5.4. Selamat mencoba panduan ini dan semoga bermanfaat untuk kelancaran manajemen server Anda!
Cara Terbaik Atasi Trouble Shoot Pada DVR CCTV
Pada artikel kali ini kita akan membahas salah satu trouble shoot yang sering terjadi pada DVR Camera CCTV , yaitu trouble shoot pada DVR ( HDD PENUH/RUSAK ). Hardisk Penuh Yang pertama akan kita bahas adalah HDD PENUH, Jika hdd penuh biasanya dvr akan terus menerus mengeluarkan bunyi nyaring. Yang harus di lakukan pertama adalah mengecek performa hdd masih Normal/Abnormal,dan juga cek FREE SPACE HDD tersebut,langkah-langkah pengecekan bisa di lihat di bawah : Klik kanan pada layar>Klik MENU maka akan muncul MENU DVR seperti gambar di bawah ini Lalu pilih MENU HDD. Setelah itu akan terlihat status HDD apakah Normal / Abnormal Jika sudah di cek dan hdd normal serta space hdd 0/kosong maka yang harus di lakukan adalah memformat /init hdd untuk menghapus rekaman yang sudah tersimpan di hdd Dengan cara ” mencentang HDD “ Lalu Klik tulisan init di pojok kanan bawah layar Setelah itu tunggu proses initializing hingga 100% Dan lihat hasil akhirnya status HDD akan normal dan FREE SPACE akan bertambah tidak nol lagi Jika hdd normal dan space menjadi bertambah berarti langkah pemformatan berhasil dan hdd kembali normal serta dvr akan kembali normal seperti sebelumnya. Hardisk Rusak Berbeda lagi jika kondisi HDD rusak maka yang terjadi setelah langkah pemformatan adalah status HDD akan menjadi ABNORMAL dan SPACE HDD akan menjadi nol/kosong. Jika hal seperti ini terjadi hal yang perlu di lakukan adalah mencoba untuk memformat HDD untuk beberapa kali ,jika masih tetap ABNORMAL maka HDD harus di ganti karna sudah tidak dapat di gunakan lagi . Sekian atrikel yang dapat kami tulis, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti kami terus untuk artikel yang selanjutnya, Salam hormat Harus Baca: CCTV Sidoarjo Murah, Jasa Pasang CCTV Sidoarjo, Cara Instalasi Proxmox
Vmware Terbaru Workstation pro 12.5.5 maret 28 2017
Aplikasi Virtual PC yang terbaik yaitu VMWare Worktation Pro sekarang sudah versi 12.5.5.workstastion dapat Virtual Operasi System tanpa harus mengganti operasi sistem laiinya sehingga dapat lebih nyaman memperbaiki bug. Apa sih Vmware Workstation ? software virtualisasi di dalam suatu operasi system komputer dan tidak menganggu opersasi system utama. VMware Workstation adalah sebuah perangkat lunak mesin virtual untuk arsitektur komputer x86 dan x86-64 dari VMware, sebuah bagian dari EMC Corporation. Perangkat lunak ini digunakan untuk membuat banyak x86 dan x86-64 komputer virtual dan digunakan secara simultan dengan sistem operasi yang digunakan. Setiap mesin virtual tersebut bisa menjalankan sistem operasi yang dipilih, seperti Windows, Linux, Varian BSD dan lain sebagainya. fitur-fitur Vmware Workstation 12.5.5 : 1.meningkatkan kerjaan kita dengan cara virtualisasi 2.mendukung operasi sistem baru windows 10 3.memperbaiki bug versi sebelumnya 4.support operasi sistem 64 bit 5.clone virtualisasi operasi sistem 6.jika kalian developer app bisa gunakan multi-operasi system test 7.fitur vmware lainnya