Cara Mudah Menginstal Mikrotik CHR di Server Proxmox VE Cloud Hosted Router (CHR) merupakan versi sistem operasi RouterOS dari pabrikan MikroTik yang dirancang khusus untuk infrastruktur berbasis awan. Perangkat lunak varian ini memang sengaja dibuat agar dapat berjalan optimal di atas lingkungan virtualisasi (environment virtualization). Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan berbagi pengalaman mengenai cara melakukan instalasi mikrotik chr di dalam server Proxmox VE secara mandiri. Secara teknis, platform mikrotik chr ini bisa dijalankan pada arsitektur Virtual Machine (VM) yang mendukung sistem instruksi x86 64-bit. Selain itu, sistem ini juga sudah mendukung berbagai macam hypervisor populer. Sebagai contoh, Anda bisa memasangnya di VMware, Microsoft Hyper-V, VirtualBox, Kernel-based Virtual Machine (KVM), hingga Proxmox Virtual Environment (PVE). Langkah 1: Masuk ke Dashboard Proxmox dan Buka Shell Untuk memulai proses instalasi mikrotik chr, langkah pertama yang wajib Anda lakukan adalah masuk ke dashboard admin Proxmox melalui peramban web. Silakan ketikkan alamat IP server Anda pada kolom URL browser, misalnya: 192.168.0.xxx:8006 (Ganti bagian “xxx” menggunakan alamat IP asli milik server Anda) Setelah berhasil masuk ke dalam web GUI Proxmox VE, segera buka menu Shell yang tersedia di bawah folder Nodes. Di dalam jendela terminal inilah kita akan mengeksekusi semua baris perintah teks selama proses instalasi berlangsung. Langkah 2: Download File Image MikroTik CHR Resmi Sebelum mengunduh berkas, ada baiknya Anda memeriksa terlebih dahulu varian RouterOS terbaru yang tersedia di situs web resmi MikroTik. Kami sangat menyarankan Anda untuk memilih versi LongTerm atau Stable demi menjaga stabilitas sistem jaringan. Selanjutnya, jalankan perintah perintah Wget berikut di Shell Proxmox untuk mengunduh berkas image. Contoh berikut ini memakai varian versi 6.45.9: wget https://download.mikrotik.com/routeros/6.45.9/chr-6.45.9.img.zip Silakan tunggu beberapa saat hingga proses pengunduhan data selesai 100% sebelum Anda melanjutkan ke tahapan berikutnya. Langkah 3: Update Sistem dan Ekstrak File Berkas Oleh karena berkas dokumen yang diunduh masih dalam format kompresi ZIP, maka kita perlu mengekstrak dokumen tersebut terlebih dahulu. Namun sebelum memasang perkakas ekstraksi, lakukan pembaruan indeks paket sistem Proxmox menggunakan perintah di bawah ini: apt-get update Setelah proses pembaruan selesai, silakan pasang paket aplikasi unzip dengan mengetikkan perintah berikut: apt-get install unzip Kemudian, Anda bisa langsung mengekstrak berkas dokumen utama dari mikrotik chr yang sudah berhasil diunduh tadi menggunakan baris kode: unzip chr-6.45.9.img.zip Baca Tutorial Terkait: Tutorial Rekam Wajah dan Sidik Jari Pada Fingerspot FF183 Langkah 4: Buat Virtual Machine (VM) Baru di Proxmox Apabila dokumen image sudah berhasil diekstrak, sekarang alihkan pandangan Anda ke dashboard GUI. Klik tombol Create VM yang terletak di pojok kanan atas layar untuk membuat mesin virtual baru dengan mengikuti panduan parameter berikut: Menu General: Kolom ID Virtual Machine akan terisi secara otomatis oleh sistem. Anda hanya perlu mengisi kolom nama VM sesuai keinginan, lalu klik Next. Menu OS: Pada opsi penentuan media instalasi ini, silakan pilih opsi Do not use any media, kemudian klik Next. Menu System: Tidak ada perubahan parameter mendasar yang diperlukan pada bagian ini, sehingga Anda bisa langsung klik tombol Next. Menu Hard Disk: Isi konfigurasi kolom jenis bus data ke opsi SCSI dan tentukan ukuran kapasitas penyimpanan (Disk Size) sesuai kebutuhan operasional, lalu klik Next. Menu CPU: Tentukan jumlah alokasi unit prosesor yang akan diberikan untuk mesin virtual ini. Sebagai contoh, Anda bisa mengisi kolom Socket dengan nilai 1 dan jumlah Core dengan nilai 4, kemudian klik Next. Menu Memory: Atur kapasitas memori RAM yang akan dialokasikan untuk mesin virtual. Pada panduan instalasi mikrotik chr kali ini, kita memberikan kapasitas sebesar 1024 MB (1 GB), lalu pilih Next. Menu Network: Pilih antarmuka (interface) Ethernet yang sesuai agar mesin virtual dapat saling berkomunikasi dengan jaringan luar. Rekomendasi terbaik adalah memilih opsi vmbr0 di kolom Bridge dan tipe VirtIO di kolom Model, lalu klik Next. Menu Confirm: Ini adalah tahapan review terakhir. Periksa kembali seluruh rangkaian data konfigurasi yang sudah diisi, kemudian klik tombol Finish jika semuanya sudah sesuai. Langkah 5: Import Image ke Dalam Virtual Machine Sekarang, silakan Anda kembali lagi ke jendela akses menu Shell Proxmox. Pada tahapan ini kita akan memasukkan berkas dokumen sistem operasi mikrotik chr yang sudah diekstrak tadi ke dalam mesin virtual yang baru saja dibuat (misalnya VM dengan nomor ID 100). Jalankan kode perintah berikut: qm importdisk 100 chr-6.45.9.img local-lvm Setelah proses impor selesai, silakan buka folder VM 100 pada menu navigasi kiri, lalu pilih tab Hardware. Di halaman tersebut akan muncul opsi baru bernama Unused Disk 0. Klik opsi tersebut, kemudian tekan tombol Add untuk memasukkannya secara permanen ke dalam sistem mesin virtual. Selanjutnya, klik pada drive Hard Disk (scsi1) yang lama, lalu klik tombol Remove atau Detach untuk menghapusnya dari daftar perangkat hardware, kemudian konfirmasi dengan menekan tombol Yes. Jika sistem masih menampilkan sisa Unused Disk 0, lakukan penghapusan sekali lagi dengan cara yang sama. Langkah 6: Atur Urutan Boot Sistem (Boot Order) Langkah berikutnya adalah mengatur prioritas booting perangkat. Silakan klik pada tab menu Options, kemudian pilih parameter Boot Order. Klik ikon tanda panah kecil di pojok kanan atas, lalu pindahkan posisi Boot Device 1 agar mengarah ke drive disk scsi0. Klik tombol OK untuk menyimpan perubahan konfigurasi tersebut. Langkah 7: Jalankan VM dan Login Perdana ke MikroTik Apabila seluruh konfigurasi di atas sudah selesai Anda terapkan, klik tombol Start untuk menyalakan mesin virtual dengan ID 100 tersebut. Tunggu beberapa detik hingga indikator status berubah menjadi warna hijau, lalu klik pada menu Console. Di dalam jendela tampilan konsol tersebut akan muncul teks halaman login utama dari RouterOS. Untuk proses otentikasi masuk pertama kali, silakan gunakan kombinasi kredensial bawaan pabrik berikut ini: Login: admin Password: (Kosongkan saja, langsung tekan tombol Enter sebanyak dua kali pada keyboard) Proses instalasi virtual router Anda kini telah selesai dilakukan dengan sempurna. Sistem operasi router virtual tersebut sekarang sudah dapat dikonfigurasi lebih lanjut menggunakan bantuan aplikasi Winbox melalui komputer lain yang terhubung dalam satu jaringan. Baca Tutorial Terkait: Trouble Shoot Pada DVR CCTV OFFLINE & Kamera Tidak Menyala Jasa Setting dan Konfigurasi Jaringan MikroTik Profesional Jika instansi, kantor, universitas, maupun perusahaan Anda saat ini membutuhkan bantuan tim ahli untuk melakukan konfigurasi routing tingkat lanjut, Anda tidak perlu khawatir. Tim spesialis infrastruktur jaringan dari