Istilah proxy server sering muncul ketika akses ke suatu situs dibatasi. Karena itu, proxy kerap dianggap hanya sebagai alat untuk membuka akses tertentu. Padahal, perannya dalam jaringan sebenarnya jauh lebih luas.
Secara umum, proxy server berfungsi sebagai perantara antara perangkat pengguna dan server tujuan. Permintaan dari klien akan diterima oleh proxy terlebih dahulu, lalu diteruskan ke server yang dituju. Respons dari server tersebut kemudian dikirim kembali ke klien melalui proxy.
Cara Kerja Proxy Server Secara Umum

Dalam penggunaan sehari-hari, klien tidak berkomunikasi langsung dengan server di internet. Semua permintaan data akan melewati proxy terlebih dahulu.
Di titik ini, proxy bisa melakukan banyak hal. Mulai dari mencatat lalu lintas data, membatasi akses, hingga menyimpan data tertentu agar tidak perlu diminta ulang ke server tujuan.
Karena berada di tengah jalur komunikasi, proxy sering digunakan untuk mengontrol dan memantau lalu lintas jaringan.
Manfaat Penggunaan Proxy Server
Secara umum, proxy server memberikan beberapa manfaat utama dalam sebuah jaringan.
1. Meningkatkan Kinerja Jaringan
Proxy server mampu menyimpan data dari permintaan yang pernah dilakukan sebelumnya. Jika ada permintaan yang sama, data bisa langsung diambil dari penyimpanan proxy tanpa harus menghubungi server asal.
Dalam praktiknya, ini membuat akses ke situs yang sering dibuka menjadi lebih cepat dan penggunaan bandwidth internet menjadi lebih efisien.
2. Memfilter Permintaan Akses
Proxy juga sering digunakan sebagai alat penyaring. Melalui pengaturan tertentu, proxy dapat menentukan situs mana yang boleh diakses dan mana yang dibatasi.
Selain itu, proxy bisa membatasi jenis aplikasi klien yang diperbolehkan menggunakan koneksi internet. Fungsi ini banyak dimanfaatkan di lingkungan kantor untuk menjaga penggunaan jaringan tetap terkendali.
Fungsi Utama Proxy Server
Proxy server berperan sebagai pihak ketiga yang menjembatani jaringan lokal dengan jaringan internet. Klien dan server tujuan tidak berhubungan langsung, melainkan melalui proxy.
Beberapa fungsi utama proxy server antara lain:
Connection Sharing
Proxy bertindak sebagai gateway antara jaringan lokal dan jaringan luar. Banyak pengguna dapat berbagi satu koneksi internet melalui proxy secara bersamaan.
Dengan mekanisme ini, pengelolaan koneksi menjadi lebih terpusat dan mudah dikontrol.
Filtering
Pada level aplikasi, proxy dapat berfungsi sebagai sistem penyaring lalu lintas data. Akses ke situs tertentu bisa dibatasi, baik berdasarkan konten maupun waktu akses.
Fungsi ini sering digunakan untuk membantu melindungi jaringan lokal dari gangguan atau akses yang tidak diinginkan.
Caching
Proxy server memiliki kemampuan menyimpan objek data yang pernah diminta sebelumnya. Data tersebut disimpan dalam cache dan dapat digunakan kembali saat ada permintaan yang sama.
Hasilnya, akses data menjadi lebih cepat dan beban koneksi ke internet dapat dikurangi.
Kelebihan Proxy Server
Penggunaan proxy server dalam jaringan TCP/IP memiliki beberapa keunggulan, antara lain:
Keamanan jaringan lebih terjaga karena proxy bertindak sebagai pembatas antara jaringan lokal dan internet
Akses ke situs yang pernah dibuka menjadi lebih cepat berkat mekanisme cache
Tersedia fitur filtering untuk pengguna, konten, maupun waktu akses
Kekurangan Proxy Server
Di sisi lain, proxy server juga memiliki beberapa keterbatasan:
Akses ke situs yang belum pernah dibuka sebelumnya bisa terasa lebih lambat karena permintaan harus melewati proxy terlebih dahulu
Jika cache proxy tidak diperbarui secara rutin, pengguna bisa menerima konten lama
Konsultasi Gratis Artica Proxy di General Solusindo
Jika Anda ingin mengetahui apakah proxy server dibutuhkan dan bagaimana penerapannya sesuai kondisi jaringan, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu.
General Solusindo menyediakan konsultasi gratis terkait penggunaan Artica Proxy untuk kebutuhan bisnis dan perkantoran.
Silakan hubungi tim General Solusindo melalui website resmi atau nomor telepon 0811-3219-992 untuk informasi lebih lanjut.

