Pada kesempatan sebelumnya, kita telah membahas pengertian dan fungsi fiber optik dalam jaringan komputer. Kali ini, kita akan membahas secara lebih mendalam tentang cara melakukan splicing fiber optik atau yang biasa disebut fusion splicing dengan metode yang benar dan efisien.
Apa Itu Fusion Splicing?

Fusion splicing adalah proses penyambungan dua serat optik secara end-to-end menggunakan panas. Tujuannya adalah menyatukan dua ujung serat agar sinyal cahaya dapat melewati sambungan tanpa hambatan, pantulan, atau penyebaran yang berlebihan.
Proses ini sangat penting agar jaringan fiber optik bekerja secara optimal, terutama untuk transmisi data jarak jauh, backbone jaringan, dan koneksi internet kecepatan tinggi.
Alat dan Persiapan
Sebelum memulai proses splicing, pastikan Anda memiliki peralatan berikut:
- Fusion Splicer – alat utama untuk melakukan penyambungan serat.
- Fiber Cleaver – untuk memotong ujung serat dengan presisi tinggi.
- Alcohol dan Wipes – untuk membersihkan ujung serat.
- Tang khusus, cutter, dan stripping tool – untuk mengupas dan menyiapkan kabel.
- Heat Shrink Sleeve – untuk melindungi sambungan fiber optik setelah proses splicing.
- OTB (Optical Terminal Box) – jika menggunakan kabel multi-core.
Langkah-Langkah Splicing Fiber Optik
Berikut panduan langkah demi langkah yang disarankan oleh General Solusindo:
1. Persiapan Serat Optik
- Kupas lapisan luar kabel FO menggunakan stripping tool hingga terlihat serat kaca.
- Bersihkan serat dengan alkohol agar bebas debu dan kotoran.
2. Memotong Ujung Serat
- Gunakan fiber cleaver untuk memotong ujung serat secara presisi.
- Pastikan ujung serat lurus, bersih, dan tidak retak agar hasil splicing optimal.
3. Memasukkan Serat ke Fusion Splicer
- Masukkan kedua ujung serat ke slot kiri dan kanan pada fusion splicer.
- Tutup penutup alat untuk memulai proses penyambungan.
4. Proses Penyambungan (Fusion)
- Tekan tombol splice pada alat fusion splicer.
- Proses ini menggunakan panas untuk melelehkan ujung serat dan menyatukannya.
- Alat akan menampilkan notifikasi jika sambungan berhasil atau gagal.
5. Pembersihan dan Pengulangan (Jika Diperlukan)
- Jika sambungan gagal, bersihkan ujung serat dengan alkohol.
- Ulangi proses splicing hingga berhasil.
6. Melindungi Sambungan
- Setelah berhasil, pasang fusion sleeve untuk melindungi sambungan.
- Panaskan sleeve menggunakan oven mini dari fusion splicer agar melekat dan melindungi serat.
7. Penyusunan Kabel di Tray
- Susun kabel fiber optik secara rapi di tray, jangan menekuk serat.
- Pastikan semua sambungan terorganisir dan diberi label jika perlu.
Tips dan Trik
- Selalu gunakan kacamata pelindung saat menangani serat optik.
- Hindari menekuk serat lebih dari radius minimum yang direkomendasikan.
- Pastikan area kerja bersih dan bebas debu.
- Uji hasil splicing menggunakan OTDR atau power meter untuk memastikan loss minimal.
- Tandai setiap sambungan untuk memudahkan troubleshooting di masa depan.
Kesimpulan
Fusion splicing adalah metode paling efisien untuk menyambung kabel fiber optik dengan kehilangan sinyal minimal. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat melakukan splicing secara profesional dan aman.
Artikel Terkait:





